Pernah dengar merek Muji atau 無印良品? Brand asal Jepang ini ngga cuma punya produk pakaian, furnitur, dan alat tulis, tapi juga punya produk skincare Muji yang banyak direkomendasikan.

Tapi, ngga semua line up produk skincare dari Muji yang recommended lho. Yuk simak 3 produk yang saya rekomendasikan, dan saya akan kasih bonus 2 produk yang off the list berdasarkan pengalaman saya dan suami!

Kenapa memilih produk Muji?

Muji memiliki konsep simpel, minimalis, dan alami untuk semua line up produknya. Baik itu produk pakaian, furnitur, perkakas rumah tangga, dan termasuk skin care-nya.

Dalam hal produk perawatan wajah, Muji mengedepankan konsep minimalis dan simpel mulai dari packaging hingga ke pemilihan bahan yang alami. Tanpa pewarna atau pewangi.

Skincare Muji juga memiliki berbagai seri spesifik, mulai dari aging care, seri herbal, hingga seri khusus untuk perawatan kulit sensitif yang didukung dengan pemilihan ingredients-nya yang alami. Seri kulit sensitif ini termasuk salah satu yang paling populer.

Menariknya, untuk packaging yang simpel dan elegan, plus kualitas produk yang alami dan efektif, harganya cukup terjangkau. Selain itu, produknya cocok untuk laki-laki maupun perempuan.

Nah, produk apa yang worth the price dan mana yang perlu dipertimbangkan? Cek di sini yuk.

3 Produk Skincare Muji yang Direkomendasikan

Muji Light Toning Water

Ini adalah produk toner standar dari Muji. Seperti konsepnya, packaging dari toner ini sangat simpel tapi elegan. Produk ini terdiri dari beberapa ukuran, 50ml, 200ml dan 400ml.

Light Toning Water Moisture Type
source: muji.com/jp/

Seri Light Toning Water ini terdiri dari 3 jenis berbeda: Light Toning Water tipe high moisture, moisture, dan light. Saya dan suami merekomendasikan yang tipe moisture.

Meskipun bukan tipe yang high moisture, tapi Light Toning Water tipe moisture ini sudah cukup melembabkan (kulit saya tipe normal-berminyak, kulit suami tipe normal-kering). Tanpa bau-bauan menyengat dan pewarna.

Water, Dipropylene Glycol, Glycerin, PEG-32, Glycosyl Trehalose, Phenoxyethanol, Hydrogenated Starch Hydrolysate, Sodium Citrate, Sodium PCA, Allantoin, Citric Acid, Butylene Glycol, Polyquaternium-51, Grapefruit Seed Extract, Purslane (Portulaca Oleracea) Extract.

Muji Light Toning Water: Moisture Ingredients

Seperti namanya, Light Toning Water, toner ini sangat ringan, watery, dan tidak lengket ketika digunakan. Toner ini juga cepat meresap, dan memberikan efek plumpy pada kulit wajah setelah pemakaian. Hasil akhirnya juga ngga terlalu berminyak/kinclong lebay gitu.

Baca juga  Review Sego Njamoer: Jajanan Nostalgia untuk Bulan Ramadhan

Toner ini juga cocok ngga hanya untuk perempuan, tapi juga untuk laki-laki. Bahkan produk ini menjadi andalan saya dan suami untuk mencegah kulit kering sepanjang musim dingin.

Untuk mempermudah pemakaian, kami menggunakan tutup semprotan pada botol ukuran 400ml ini. Setiap pagi dan malam sebelum tidur, pasti kami semprotkan ke wajah dan leher sebelum melanjutkan ke langkah skincare yang lain.

Cara lain, biasanya saya menggunakan compact sheet mask. Tinggal merendam sheet mask-nya ke dalam toner, dan tinggal dipakaikan seperti memakai sheet mask seperti biasa. Dalam 15 menit akan meresap.

Hasilnya? Kulit lembab, so plumpy, dan tetap nyaman ketika ditumpuk dengan layer skincare lain di atasnya.

Soal harga? Terjangkau banget. Untuk ukuran 400ml, hanya dibanderol 980¥ (exclude tax) saja atau sekitar IDR135000. Ukuran 400 ml ini bisa dipakai hingga 2-3 bulan untuk saya dan suami. Hemat, kan?

Muji Oil Cleansing

Menurut saya ini adalah cleansing oil terpraktis, efektif, dan juga termurah yang bisa saya temukan di pasaran.

Ada dua tipe Oil Cleansing dari Muji: tipe Mild dan tipe Sensitive Skin. Dua-duanya sama-sama oke, tapi saya dan suami merekomendasikan tipe Sensitive.

Oil Cleansing Sensitive type
source: muji.com/jp/

Untuk ukuran 400 ml yang bisa habis 3-4 bulan untuk saya dan suami, harganya hanya 1790¥ (exclude tax) alias sekitar IDR250000. Ini jauh lebih murah dari cleansing oil top macam DHC yang harganya mencapai 2500¥ (~IDR320000) untuk 200 ml.

Karena tipe sensitive, cleansing oil ini mengandalkan bahan yang alami dan non-allergenic.

Olive Oil, Octyl Palmitate, Sorbeth-30 Tetraoleate, Polysorbate 80, Sorbitan Oleate, Water, Pentylene Glycol, Tocopherol, Glycosyl Trehalose, Butylene Glycol, Hydrogenated Starch Hydrolysate, Glycerin, Polyquaternium-51, Grapefruit Seed Extract, Purslane (Portulaca Olearcea) Extract

Oil Cleansing for Sensitive Skin Ingredients

Meskipun harganya terjangkau, Cleansing Oil dari Muji ini punya kemampuan yang sama mumpuninya dengan kelas mahal dalam hal memberantas waterproof makeup.

Ketika digunakan, produk ini ngga terlalu oily. Tidak ada rasa berminyak yang berlebihan. Cairannya agak kental, tapi masih sedikit watery. Setelah digunakan kulit tidak terasa kering dan tidak ada iritasi.

Baca juga  Gossip Girl 2021 dan Dinamika Remaja yang Sudah Berubah

Biasanya, setelah digunakan, cukup dibasuh air, tanpa sabun, dan dilap dengan handuk dan hasil akhirnya sudah cukup maksimal. Tanpa ada sisa-sisa makeup atau si cleansing oil ini.

Saya dan suami biasanya meletakkan botol cleansing oil ini di kamar mandi. Jadi bersihin makeup-nya kadang sekalian mandi. Dan nyaman banget cleansing oil ini dipake sambil mandi, dan dilanjutin langsung dengan dibasuh air hangat atau dicuci dengan sabun pembersih muka.

Dengan cleansing oil ini, saya ngga perlu kapas atau semacamnya. Langsung aja diaplikasikan dengan tangan ke wajah ber-makeup kita. Gosok sedikit, dan Voila! Bakal langsung bersih tanpa sisa! Praktis, kan?

Booster Essence Lotion

Kalau produk yang satu ini dipakainya setelah cuci muka dan sebelum memulai skincare routine kita. Katanya, bisa bikin regime skincare yang kita pake di layer setelah essence ini jadi ter-booster.

Booster Essence Lotion Travel size 50ml
source: muji.com/jp/

Seperti produk skincare Muji lainnya, produk ini juga punya ingredients yang alami, seperti berikut ini:

Water, Propanediol, Dipropylene Glycol, PEG/​PPG/​Polybutylene Glycol-8/​5/​3 Glycerin, Pentylene Glycol, Camellia Japonica Seed Extract, Akebia Trifoliata Stem Extract, Ophiopogon Japonicus Root Extract, Oryza Sativa (Rice) Bran Extract, Prunus Armeniaca (Apricot) Juice, Portulaca Oleracea Extract, Polyquaternium-51, Sodium Hyaluronate, Oleyl Alcohol, Glycerin, Butylene Glycol, Ethylhexylglycerin, Polysorbate 80, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Citric Acid, Sodium Citrate, Phenoxyethanol

Booster Essence Lotion Muji

Menurut saya pribadi, si essence ini ngga cuma berguna sebagai booster aja, tapi bisa dipake tunggal sebagai hydrating toner lho. Kalo dipake sebelum pake Light Toning Water, Booster Essence ini bisa bikin si Toning Water makin meresap.

Tapiiii, dipakai secara terpisah sebagai toner pun juga efeknya bikin kulit terhidrasi dan plumpy, meski dalam kondisi udara yang kering seperti musim dingin di Jepang.

Tekstur dari losionnya sendiri jernih dan ringan seperti air, tapi sedikit oily. Sama sekali ngga kental, dan kalo dipake ngga ada rasa berminyak. Hanya terasa sedikit licin kalau dibading si toning water. Dan, tetap tanpa pewangi tambahan atau pewarna.

Baca juga  Avoskin Your Skin Bae Vitamin C Serum Mask: Review

Setelah diaplikasikan ke muka, ada sedikit kesan licin, tapi overall menyerap dengan cepat ke kulit wajah. Biasanya saya aplikasikan langsung dengan tangan maupun dengan compact sheet mask kalau ingin efek hydrating yang lebih.

Buat yang mau coba, bisa beli travel size-nya 50ml seharga 390¥ (tax excluded) atau sekitar IDR55000. Tapi, 50ml kurang banget menurut saya. Cuma beberapa kali pake dengan compact sheet mask terus abis.

Untuk size 200ml dibanderol seharga 1290¥ (tax excluded) atau sekitar IDR180000. Dan ini bisa dipake sekitar 2 bulan. Terjangkau kan?

Produk Skincare Muji yang Off the List

Nah, sebagai bonus, saya mau kasih sedikit review juga 2 produk yang direkomendasikan sama suami, tapi menurut saya kurang oke. Apa aja?

Muji Face Soap
Walaupun uda pake seri Moisture, tapi menurut saya sabun cuci muka ini bikin muka jadi keset dan kering. Meskipun face soap ini menghasilkan busa yang banyak, tapi hasil akhirnya kurang menurut saya. Menurut suami sih nyaman dipakai dan sekali lagi, bahannya alami.

Muji Sunscreen Milk
Ini juga rekomendasi suami karena menurut suami ingredients-nya lebih alami dan lebih “aman” ketimbang merk yang biasa saya pakai. Tapi menurut saya Sunscreen ini meninggalkan white cast yang cukup mengganggu warna kulit saya. Mungkin karena ini tipe Milk kali ya?

Kesimpulan

Saya suka sekali dengan produk Muji yang sederhana, affordable dan efektif menurut saya. Sayangnya di Indonesia tokonya malah tutup gegara coroncess.

Masih banyak line-up skincare Muji yang pingin saya coba, termasuk seri aging-nya. Dan juga seri oilnya, mulai dari Jojoba oil sampai Rosehip oil.

Tapi, so far, baru 5 produk ini aja yang meninggalkan kesan buat saya. Nanti kalau ada update lagi bakal saya share ke teman-teman.

Ada yang pake skincare Muji/skincare Jepang? Share pengalamannya yuk di kolom komentar!

Share this post

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *