Mungkin beberapa orang mengenal Tsutenkaku tower sebagai Osaka Tower. Yes, menara ini memang sudah lama dan terkesan ‘outdated’, tapi sebenernya ada daya tarik khususnya. Apa itu?

Tsutenkaku Tower

Jadi, menara ini terletak di area pertokoan lawas bertajuk Shinsekai, area Naniwa-ku, Osaka. Dulu area pertokoan ini lumayan nge-hits, walaupun sekarang relatif lebih sepi.

Menara ini tidak terlalu tinggi, hanya setinggi 103m dengan lokasi observatori tertinggi pada ketinggian 87.5m. Kalau dibandingkan dengan Tokyo Skytree atau Abeno Harukas, tower ini memang terkesan biasa aja.

Tsutenkaku tower ini terkenal sebagai lokasi foto yang cukup khas, apalagi menara ini dikelilingi area pertokoan yang terkesan tradisional tapi tetap chic. Meskipun tidak seramai Shinsaibashi dan Glico-man.

Padahal, sebenarnya Tsutenkaku memiliki atraksi yang cukup menarik di dalamnya. Apalagi untuk teman-teman yang suka berbelanja oleh-oleh.

Untuk bisa masuk ke dalam lift dan naik ke Tsutenkaku, tiketnya dibanderol seharga 800 yen (~IDR100000) untuk dewasa dan 400 yen (~IDR50000) untuk anak-anak.

Dengan tiket segitu, atraksi apa yang menarik di dalamnya?

Kuil Billiken

Pernah dengar Billiken?
Billiken adalah maskot non-official dari kota Osaka. Meskipun bukan maskot resmi, tapi Billiken cuma bisa ditemukan di Osaka dan sering dijadikan lambang kota Osaka.

Billiken Shrine
Kuil Billiken di lantai 5 Tsutenkaku

Selain itu, Billiken juga dikenal sebagai pembawa keberuntungan. Makanya, di observatori lantai 5 menara Tsutenkaku ini ada sebuah kuil khusus Billiken, yang dinamakan Billiken Shrine.

Di sini, orang biasanya berdoa dengan melempar koin layaknya di kuil sungguhan. Selain itu, mereka juga bisa menulis di ema atau papan permohonan yang berbentuk kaki Billiken.

Baca juga  Solo Traveling and Self Development: Bukan berarti ngga punya teman!

Konon katanya, kaki Billiken ini membawa keberuntungan. Makanya, banyak orang datang ke kuil Billiken ini untuk memegang kaki Billiken yang dianggap membawa keberuntungan.

Di sini, kita juga bisa membeli jimat bertema Billiken yang hanya bisa ditemukan di Tsutenkaku lantai 5 ini.

Selain kuil Billiken, ruangan observatori yang bertema emas ini membuat pemandangan yang tidak terlalu tinggi dari menara ini bisa sedikit tertolong.

Spot Foto Fenomenal Di Atas Tsutenkaku Tower

Nah, menurut saya, salah satu atraksi yang menarik adalah spot foto ini. Sebuah spot foto di “puncak” Tsutenkaku dimana kita bisa berfoto dengan berlatar belakang downtown Osaka.

Tsutenkaku Tower

Sayangnya, untuk bisa mengakses area Tembo Paradise di lantai RF pada ketinggian 97.5m, kita harus membeli tiket tambahan sebesar 500 yen (sekarang 300 yen, cek infonya di website).

Di sini kita bisa melihat kota Osaka dari ketinggian, bukan dari dalam ruang observatori, tapi dari luar menaranya. Sambil menikmati tiupan angin di ketinggian. Seru kan?

Museum dan Belanja Produk Glico Harga Miring

Nah, kalau di lantai B1, alias di entrance ada toko Glico-man, Hyoko-chan Chicken Ramen, dan Kyoro-chan Lolyshop, di lantai 2F ada toko souvenir Glico-man yang lebih variatif dan dengan harga yang lebih miring!

Buat para penggemar Glico dan produknya, museum Glico yang terletak di lantai 3F menara ini sangat menarik untuk dikunjungi. Ada cerita tentang perkembangan produk Glico dan Glico-man, diorama, dan ada mini-games juga.

Glico Museum di dalam Tsutenkaku
Mini game di dalam Museum Glico

Nah, di lantai 3 dan di lantai 2, ada juga toko yang menjual produk Glico. Bedanya, ada beberapa produk Glico yang hanya bisa ditemukan di toko souvenir ini.

Dan beberapa produk Glico seri souvenir juga bisa didapatkan di sini. Yang lebih menguntungkan lagi, seringkali ada diskon yang bikin belanja oleh-oleh di sini jauh lebih murah daripada di toko souvenir di lantai B1 (Entrance) atau di luar Tsutenkaku!

Source: Tsutenkaku.co.jp
Diorama Tsutenkaku dan Shinsekai di masa lampau

Nah, kira-kira tiga poin itu tadi adalah daya tarik tersembunyi dari Tsutenkaku Tower ini. Meskipun menara ini terkesan lawas, tapi tetap punya atraksi yang menarik untuk dinikmati.

Baca juga  Solo Traveling and Self Development: Bukan berarti ngga punya teman!

Apalagi buat penyuka belanja, jangan lupa untuk mampir ke toko souvenir di lantai 2. Dijamin puas!

Kalau ingin melihat lebih jelas, yuk main ke YouTube channel IndyRins!

Share this post

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *