Skip to content
Rumah Indy

Rumah Indy

Lifestyle Blog by IndyRin

  • Home
  • Blog Post
    • Beauty Review
    • Review Tontonan
    • Review
    • Academic Life
    • Married Life
    • Personal Development and Lifestyle
    • Tentang Jepang
    • Traveling Diary
    • Story Telling
  • Toko-ku
  • About Me
  • Contact
0
Rumah Indy

Rumah Indy

Lifestyle Blog by IndyRin

  • Home
  • Blog Post
    • Beauty Review
    • Review Tontonan
    • Review
    • Academic Life
    • Married Life
    • Personal Development and Lifestyle
    • Tentang Jepang
    • Traveling Diary
    • Story Telling
  • Toko-ku
  • About Me
  • Contact
0
  • Home
  • Blog Post
  • kedokteran

kedokteran

Story Telling

Mengulik Penelitian Terapi Brainwash

March 30, 2022December 4, 2023
by Indy Rinastiti
Mengulik Penelitian Terapi Brainwash

Belakangan ini terapi brainwash atau (BW) sedang ramai diperbincangkan oleh publik, apalagi dikaitkan dengan berita pemecatan yang sedang mencuat. Di artikel ini […]

Lanjut baca

Author:

Indy Rinastiti | MD | PhD | Spouse of Japanese

Terbaru

  • Jack of All Trades: The revival of generalistJanuary 30, 2026
  • Things I say good-bye to in 2026January 28, 2026
  • Skin Over-Moisturizing: Penyebab Jerawat yang Jarang DiperhatikanJanuary 22, 2026
  • 2025 Japanese Skincare Empties: Skincare Jepang yang Dipake di Tahun 2025December 30, 2025
  • Sekolah Dance di Jepang: Pengalaman mencicipi sekolah dance untuk debut idol ala K-Pop idolDecember 28, 2025

Terpopuler

Arsip


Belanja di Toko-ku!

Kategori

Other blogs

  • rumahindik.blogspot.com
  • jadidokter.com

Tag

advice Amerika beauty tips budaya cerita curhat dance drama drugstore face mask facewash fashion game hair care Jepang kedokteran kesehatan Korea kosmetik kucing kuliner lifestyle lipcare lokal lotion minimalism moisturizer musim semi Netflix opini orang Jepang parenting personal development produk relationship rumahtangga S3 sakura salon serum skincare spring studi di Jepang sunscreen tips akademik

Instagram

indyrns

👩🏻‍🎓MD and a PhD
Sharing my academic experience, personal growth, and relationship
✨Siap membantu teman-teman melewati krisis akademik dan kehidupan

Di dunia ini, ternyata ada orang yg disebut T-shap Di dunia ini, ternyata ada orang yg disebut T-shaped (mendalami satu bidang sampe jadi ahli) dan M-shaped (mendalami banyak bidang). Orang M-shaped ini memiliki sistem saraf yg mudah beradaptasi dan memiliki curiosity yg tinggi. Makanya, kata orang, M-shaped ini suka gonta-ganti hobby.

Is it a bad thing?
Kedengerannya orang M-shaped ini seperti ADHD atau org yg bosenan, tapi sebenernya mereka punya kemampuan untuk bridging satu skill dg skill lain, yg ini bermanfaat utk memecahkan masalah yg butuh complex skills. Salah satunya dengan melakukan apa yg disebut dg “far transfer”, menggunakan satu skill utk memecahkan problema bidang yg berbeda.

Hal yg sama juga saya amati dari drama Jepang the 19th Medical Chart, yg mengikuti kehidupan seorang dokter General Practicioner di tengah para dokter spesialis. Ternyata ada lho hal-hal yang luput dari para spesialis, tapi tertangkap oleh para generalis yg serbabisa.

Lalu, how to handle life as an M-shaped person? Baca lanjutannya di post terbaru: https://rumahindy.com/jack-of-all-trades-the-revival-of-generalist/

#jackofalltradesmasterofnone #personaldevelopment #menjadilebihbaik
Akhirnya saya makan bolunya duluan. Enak, manis, d Akhirnya saya makan bolunya duluan. Enak, manis, dan lembut. Dan saya puas :)) 

Stop worrying too much about tomorrow because we live in today. Do what you want to do while we can. Because life is too short to live in regret.

#skillset2026 #menjadilebihbaik #indybercerita
Lagi heboh memoir yg ditulis oleh seorang artis AM Lagi heboh memoir yg ditulis oleh seorang artis AM tentang pengalaman buruk masa lalunya. Sebagian orang meng-appreciate usaha mba AM menuliskan pengalamannya sbg peringatan ke org lain, tapi ada juga yg merasa itu tidak etis, karena masa lalu sebaiknya dilupakan saja.

What I see, mungkin memoir itu adl salah satu cara mba AM untuk jujur sama dirinya sendiri, bahwa dia pernah sesakit itu, seburuk itu, setidak berdaya itu. Tulisan itu mungkin jurnalingnya. Membagikan ceritanya mungkin bagian dari dirinya yang mencari validasi atas emosinya yg dulu dia tutupi dg kata-kata “I’m fine, it was my past”.

In a way, saya salut dengan si mbak itu. Karena, To this point, saya pun merasa masih belum bisa jujur sama diri sendiri. Kalau saya jujur, saya takut melihat “saya yang bukan saya”. Saya takut malu. Dan yang paling parah, saya takut pandangan orang-orang terhadap saya.

But, hey, this is 2026, belum tentu ada next time, hidup sudah ngga boleh dipenuhi kecemasan dan ketakutan, di-judge orang pun kita ngga perlu reaktif. So, why don’t you try to be more honest to yourself?

Coba ngaca, and tell me, what is the biggest lie you tell yourself?

#brokenstrings #behonestwithyourself #menjadilebihbaik
Don’t wait until next time. Because we don’t k Don’t wait until next time. Because we don’t know if “next time” ever comes. 

#menjadilebihbaik #skillset2026 #dontwaituntilitstoolate
Ngga nyangka sesering itu berita lelayu hadir keti Ngga nyangka sesering itu berita lelayu hadir ketika berada di Indonesia. Teman dan keluarga ada yang “dipanggil” dalam kurun waktu yg relatif berdekatan.

Sementara selama di Jepang, hanya asa satu kematian yg terjadi (keluarga) untuk waktu yg cukup panjang.

Artinya ada dua:
- jumlah keluarga dan kolega lebih banyak di Indonesia, jadi probabilitas kematian lebih besar
- usia harapan hidup di Indonesia yang pendek

Kalau hidup menang sependek itu, what will you do? Will you waste the time you have?

Apa artinya menurutmu?

#menjadilebihbaik #selfreminder
Pelajaran dari tahun 2025: Stop being reactive! S Pelajaran dari tahun 2025: Stop being reactive! 
Segala sesuatu ngga harus langsung direspon. 
Take a deep breath, ambil jeda dulu.
Pause. Give it a break.
Normalisasi mengambil jeda sejenak. Jangan ikut arus manusia yg makin grusa-grusu. Coba tanya kembali, hidup mau mengejar apa?

#skillpenting2026 #menjadilebihbaik #kecemasan
Pelajaran dari tahun 2025 (1) Ternyata saya orangn Pelajaran dari tahun 2025 (1)
Ternyata saya orangnya suka cemas. Makanya suka overthinking, suka takut berlebihan, yg jadinya males bergerak, berkarya, atau bahkan cuma sekedar mencoba. Orang cemas itu bisa berfungsi normal, cuma kepalanya lebih sensitif aja sama hal-hal yg triggering, dan kalo uda masuk ke loop cemas,  bakal muter-muter terus overthinkingnya, ketakutannya, procrastinate dsb.

If this resonate with you, coba deh belajar untuk lebih mindfull. Syukuri hari ini, apa yang di depan mata, nikmati suasana yg ada, hadir di momen itu, rasakan emosi saat itu, lama-lama bakal lebih tenang dan ngga kepikiran yang aneh-aneh. Trust me! 

#menjadilebihbaik #personaldevelopmentjourney #kecemasan
今年もよろしくお願いします🙇‍♀️
Thankyou 2025, getting ready to prepare Indy 2.0

#newyear2026 #indystory
Cerewet terakhir di 2025 hehehe Enjoy! The story Cerewet terakhir di 2025 hehehe 
Enjoy!

The story is based in my family culture, bisa berbeda dg keluarga lain ya 👍🏻 but I do really love this culture diverity!

#tahunbarudijepang #ceritaindy #budayajepang
Follow on Instagram

YouTube

Komunitas

Your cart

InstagramFacebookYoutube

Tag

advice Amerika beauty tips budaya cerita curhat dance drama drugstore face mask facewash fashion game hair care Jepang kedokteran kesehatan Korea kosmetik kucing kuliner lifestyle lipcare lokal lotion minimalism moisturizer musim semi Netflix opini orang Jepang parenting personal development produk relationship rumahtangga S3 sakura salon serum skincare spring studi di Jepang sunscreen tips akademik

Kontak

E-mail: yoshi.co.park@gmail.com

Powered by the Elsie WordPress theme | Copyright indyrin 2022