Belakangan di Jepang lagi marak banget sama yang namanya Lip Essence. Senjata untuk moisturizing bibir udah bukan cuma Lip Balm lagi, tapi Lip Essence. Emang apa bedanya lip balm vs lip essence?

Lip Balm vs Lip Essence: Serupa tapi tak sama

Kedua produk ini sebenarnya dibuat dengan tujuan yang hampir sama, yaitu untuk melembabkan dan melindungi bibir dari kekeringan. Untuk mendapatkan efek perlindungan tersebut, ada beberapa jenis bahan yang digunakan, seperti:

  • Bahan humektan: fungsinya untuk menarik kelembaban dari lingkungan ke dalam bibir. Contohnya: Glycerin, sorbitol, hyaluronic acid
  • Bahan oklusif: fungsinya membentuk lapisan di permukaan bibir yang mampu mencegah hilangnya kelembaban. Contoh bahan oklusif: beeswax, petroleum jelly, shea butter, lanolin
  • Bahan emolien: fungsinya untuk melembutkan dan menutrisi bibir. Contohnya: minyak-minyak alami, seperti minyak almond, minyak kelapa, cocoa butter, ceramide, olive oil, sunflower oil, plant oil, dan semacamnya.
  • Antioksidan: berfungsi melindungi dari kerusakan akibat radikal bebasContohnya: vitamin E
  • Bahan lain: misalnya peptida dan kolagen yang mampu meningkatkan elastisitas dan membantu regenerasi kulit bibir.

Baik lip balm dan lip essence dapat mengandung bahan-bahan tersebut, namun dengan proporsi yang berbeda, menyesuaikan fungsi dari masing-masing produk.

Lip Balm

Lip balm adalah produk yang berfungsi utamanya sebagai pelindung bibir dari kekeringan dan iritasi yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti cuaca dingin atau udara yang kering.

Lip balm biasanya berfokus pada fungsinya mencegah kehilangan kelembaban, sehingga bahan utamanya berfokus pada bahan-bahan oklusif. Bahan ini akan membentuk barrier yang mencegah evaporasi air.

Baca juga  Avoskin Your Skin Bae Vitamin C Serum Mask: Review

Lip balm juga menggunakan bahan-bahan emolien untuk melembutkan dan menutrisi bibir dan humektan yang menarik kelembaban ke dalam bibir. Beberapa produk lip balm juga menambahkan antioksidan seperti vitamin E dan SPF untuk melindungi dari sinar UV.

Karena fungsi oklusifnya, lip balm biasanya memiliki tekstur yang lebih berat, namun dia memiliki efek yang long-lasting. Bahannya yang variatif membuat lip balm cocok dijadikan sebagai base dari lipstik.

Namun, karena bahannya yang variatif, lip balm punya resiko alergi yang lebih besar.

Cek rekomendasi lip balm Jepang di artikel ini.

Lip Essence

Kalau lip balm berfokus pada pencegahan kehilangan kelembaban, lip essence lebih berfokus pada perawatan intensif dan pemulihan kondisi bibir yang kering, dengan mengutamakan kandungan bahan yang dapat membantu memperbaiki kerusakan, meningkatkan elastisitas dan memberikan hidrasi yang mendalam.

Untuk menggapai tujuan tersebut, biasanya lip essence menggunakan bahan-bahan seperti kombinasi emolien (minyak alami) dan humektan (biasanya menggunakan humekta kuat seperti hyaluronic acid atau sodium hyaluronate), dan disertai bahan lain seperti antioksidan, peptida, dan kolagen. Biasanya tanpa disertai SPF.

Kombinasi bahan-bahan tersebut akan memberikan hasil akhir yang lebih plumpy, terlihat lebih wet dan glossy dibandikan lip balm, dengan tetap memiliki efek moisturizing meskipun tidak seawet efek hidrasi dari lip balm.

Lip essence juga memiliki kombinasi bahan seperti peptida dan kolagen yang membantu memperbaiki elastisitas dan regenerasi kulit. Fungsi ini umumnya tidak didapatkan dari lip balm.

Karena fungsinya yang lebih berfokus pada perbaikan kualitas bibir dari dalam, umumnya lip essence memiliki tekstur yang lebih ringan dan lebih cepat meresap ke dalam permukaan bibir.

Salah satu rekomendasi lip essence dari Jepang:

Baca juga  Quality 1st Derma Laser Ulthera R: Serum Retinol+Niacinamide Termantab dari Jepang!
@hi_indyrin

Rekomendasi produk MUJI khusus buat yg punya bibir kering kerontang. Buat yg suka ngelopekin kulit bibir, ini bakal ngebantu banget berhenti dari habit itu. Ini beneran bikin bibir lembab, glossy, dan kelihatan sehat! Andalan banget buat musim dingin maupun musim panas. Ngga percaya? Cobain deh #muji #無印良品 #lipessence #bibirkering #lipcare #skincarejepang #reviewbyindyrin #beautybyindyrin

♬ shoot – NO NA

Lip balm vs lip essence: pilih yang mana?

Kalau kita memiliki bibir yang kering dan pecah-pecah, penggunaan lip balm akan sangat membantu untuk mencegah kehilangan kelembaban lebih dalam, terutama dalam jangka panjang. Asalkan, cara memakainya benar (baca tipsnya di sini)

Tapi, untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih plumpy dan glossy, lip essence dapat memberikan efek tersebut sambil tetap memberi kelembaban dari dalam, meskipun tidak seawet efek lembab dari lip balm.

Sementara untuk perawatan intensive di malam hari, lip essence (atau lip mask) lebih cocok dipakai, karena memiliki bahan-bahan yang lebih menyerap ke dalam permukaan bibir.

Lip balm dan lip essence memiliki fungsi berbeda dengan komposisi yang hampir mirip. Lip balm cocok untuk melindungi bibir dari faktor eksternal dan menjaga kelembapan, sementara lip essence ideal untuk perawatan intensif dan memperbaiki kondisi bibir.

Jadi, mana yang lebih sesuai kebutuhanmu?

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *