Ngga tau udah berapa kali saya bahas retinol di website ini, karena memang segitu bermanfaatnya retinol, apalagi untuk yang sudah umur 30++ kaya saya. Kalau sebelumnya saya udah pernah membahas retinol lokal top Indonesia, dan retinol bombastis ala Jepang, sekarang saya akan membahas satu lagi retinol Jepang yang affordable tapi hasilnya kerasa banget: Unlabel Lab Retinol Essence.

Unlabel Lab Retinol Essence

Ini bukan kali pertama saya nge-review produk punyanya Unlabel Lab, karena sebelumnya saya pernah membahas Vitamin C25 Premium Essence-nya yang menurut saya efeknya mirip sama Serum VC10-nya Obagi (yang itu hasilnya bagus dan kelihatan banget!). Karena puas dengan produk serum vitamin C-nya, saya pun yakin mencoba seri Retinol Essence-nya ini.

Retinol essence ini adalah satu dari 6 jenis beauty serum/essence series dari Unlabel Lab. Masih sama dengan seri essence vitamin C-nya, retinol essence ini juga menggunakan ultra-high pressure yang setara dengan 10,000mPa, setara dengan tekanan pada kedalaman 10,000 meter dibawah laut, sehingga serum ini dapat mempenetrasi dengan efektif hingga ke lapisan terdalam kulit.

The Review

The Product

Kalau Avoskin pake Actosome Retinol, sementara Quality First pakai kombinasi Retinol dan Niacinamide, produk Unlabel Lab Retinol Essence ini menggunakan hydrogenated retinol. Ini adalah bentuk retinol yang dihidrogenisasi.

Hydrogenated retinol ini lebih stabil dibandingkan retinol, walaupun efeknya ngga sedahsyat retinol. Tapi, sebaliknya, bentuk hydrogenated retinol ini lebih less irritative dibandingkan pure retinol atau retinaldehyde sehingga menurut saya retinol essence ini aman banget buat yang baru mulai pake retinol.

Water, BG, PEG/PPG/polybutylene glycol-8/5/3 glycerin, hydrogenated retinol, tocopherol, caprylic/capric triglyceryl, xanthan gum, carbomer, potassium hydroxide, polyglyceryl-10 laurate, oxybenzone -4, 1,2-hexanediol, bisethoxydiglycol cyclohexane-1,4-dicarboxylate, phenoxyethanol

Ingredients

Price & packaging

Salah satu faktor yang saya sukai adalah harga produk ini yang relative murah. Kalau Avoskin harganya 200 ribuan untuk 30ml (, sementara Quality first sekitar 300 ribuan (tergantung kurs) untuk 30ml, si Unlabel Lab ini harganya sekitar 220ribuan aja (tergantung kurs) untuk 50ml. Murah banget kan?

Baca juga  Review House of Ninjas: Bukan Drama Ninja Biasa

Selain itu, produk ini punya botol pump yang nyaman sekali dipakai. Tidak perlu rempong meneteskan produk menggunakan pipettor. Hanya saja, ada kemungkinan pemakaiannya jadi “kebablasan” karena mudahnya memencet si botol pump itu.

The Experience

@hi_indyrin

Kalo di Jepang, cobain retinol yang satu ini deh, karena ini termasuk affordable, bisa dipake jangka panjang, dan efeknya beneran terasa. Kalo di Indonesia, biasanya pada pake retinol apa nih guys? #unlabellab #retinolserum #skincarejepang #jepang

♬ Black (Feat. 제니 of BLACKPINK) – G-DRAGON

Kalau ngobrolin pengalaman pake Retinol Essence ini pasti secara tidak langsung akan membandingkan dengan retinol Avoskin atau retinol Quality First yang dulu pernah saya pakai. Jadi, buat yang belum baca reviewnya, bisa baca di sini dan di sini dulu ya.

Sesuai namanya, Retinol Essence ini punya konsistensi yang cair banget hampir kayak air. Dia lightweight banget, warnanya putih transparan, tanpa bau-bauan menyengat atau perfume.

Saya memakai produk ini hanya tiap malam saja sebelum tidur. Setiap pemakaian, saya cukup menggunakan satu push aja, dan menurut saya itu sudah sangat cukup untuk area muka dan leher (tapi pemakaian tergantung dengan kondisi muka masing-masing ya).

Secair ini konsistensinya. Jernih, tanpa bau-bauan, tanpa efek lengket

Pas dipake, rasanya ringan banget, ngga lengket, dan mudah menyerap banget. Begitu dipake, dia tidak meninggalkan sensasi clekit-clekit seperti retinol kebanyakan. Setelah menyerap sempurna, dia juga terasa keset, tapi ngga terasa terlalu kering. Ngga selembab Quality First tapi juga ngga sekering waktu pertama pake Avoskin. Makanya, menurut saya, ini cocok banget buat pemula.

The result

Satu botol retinol essence ini bisa dipakai hingga 4-5 bulan dengan takaran 1x sehari 1x push botolnya. Tapi, ngga usah nunggu lama-lama, setelah pemakaian rutin 1 bulan hasilnya sudah terasa.

Baca juga  3 Bahan Utama Skincare Jepang yang Terbukti Manfaatnya dari Jaman Geisha

Yang paling terasa menurut saya adalah tekstur wajah yang semakin halus, pori-pori menjinak (relatif lebih kecil dan rata), warna kulit jadi lebih rata (ngga belang), jadi wajah terkesan lebih radiant dan lebih segar. Kalau dibilang kulit tambah putih sih engga, tapi karena efek radiant-nya itu tadi, wajah jadi keliatan “relatively lebih putih” dan permukaan kulit teraba halus, lembut, dan plumpy.

Hampir sama dengan efek retinol lain, Unlabel Lab Retinol Skin ini juga bikin jerawat jaraaaaang banget mampir. Makanya, saya rekomendasikan banget buat temen-temen yang lagi berkelahi melawan bruntusan!

Untuk efek anti-agingnya, sepertinya hampir sama dengan retinol-retinol lain. Selama produk itu memperlihatkan efek nyata di tekstur kulit, apalagi di kekenyalan kulit, maka tanda-tanda penuaan bakal muncul lebih lambat deh.

Kelihatan lebih seger di usia 30++
setuju ngga sih?

The comparison

Kalau dibandingkan dengan Avoskin dan Quality First, menurut saya Unlabel Lab ini posisinya ada di ranking dua setelah Quality First. Karena, kandungan retinol Unlabel Lab ini sebenernya tergolong lebih poten dari Avoskin, tapi dia ngga bikin iritasi. Efeknya pun bener-bener terasa.

Tapi, penggunaannya tetap sebaiknya dibarengi dengan moisturizer, karena berbeda dengan Quality First yang di dalamnya sudah diformulasikan dengan Niacinamide, kandungan pelembab Unlabel Lab ini masih standar tanpa tambahan kandungan yang lebih poten.

Kesimpulan

Kalau cari retinol yang murah, bermanfaat, dan beginner-friendly, Unlabel Lab Retinol Essence is a good start! Tapi, untuk longterm use, ekstra Niacinamide di Quality First bisa jadi pilihan pertama. Tapi kalau cari yang mudah didapatkan di Indonesia, ya Avoskin sudah memenuhi ekspektasi dari produk Retinol.

Nah, kalau temen-temen, butuh retinol yang seperti apa?

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *